Seluk Beluk Bisnis Online Kecilku


Well, membaca tulisan mbah rahma tentang PHP kok ya jadi membuat saya pengen nulis juga, ini juga tidak lepas dari bisnis online yang sekarang kami jalani, yaitu sepatu handmade online. Bukan hal mudah memang tapi berbisnis online lebih berasa nyaman dan menyenangkan, lebih menyenangkan daripada ikut kontes SEO, berburu dollar ataupun memastikan bahwa keyword kita di peringkat pertama google. Rasa nyaman dan juga menyenangkan karena ini berhubungan dengan sesuatu yang baru. Tapi sesuatu yang baru ibarat kita pindah tempat yang nyaman ke tempat yang lebih nyaman, tentu masih butuh dengan penyesuaian, adaptasi dan terus terang ini bagi saya gak mudah juga karena menyangkut kejujuran.

Menjalani disela-sela waktu mengurus anak di rumah memang sangat menyenangkan, dilain sisi saya tidak takut kehilangan masa-masa kecil anak saya dan juga disisi lain juga membantu ekonomi suami. Beberapa kendala yang kita alami adalah saat costumer sudah memesan namun di cancelnya, atau karena ini masalah sepatu handmade, kadang bahan yang kami sediakan belum tersedia, jadi pemesan harus sabar, bahkan tidak jarang kita berbenturan dengan sang pembuat sepatu sendiri karena banyaknya pesanan yang akhirnya meleset dari waktu yang kami telah tentukan. Alhamdulillah sejauh ini baik-baik saja, karena kami memegang prinsip kejujuran dan juga pelayanan yang semaksimal mungkin kami bisa berikan.

Ada kemarin baca status facebook teman yang bicara bahwa dia hampir saja ditipu oleh buyer-nya. Hm,, mana kala kita sebagai orang awam seringkali mengatakan “Jangan percaya beli online, ditipu nanti”, namun justru dari pihak kami sebagai pembisnis online justru terkadang tidak luput juga dari ulah buyer yang akan menipu, di sinilah kita perlu mengetahui bahwa selalu ada celah untuk berbuat baik dan jujur, namun juga sebaliknya.

Menanggapi PHP seperti diblognya mbak Rahma, saya selalu berfikir ringan saja, mana kala ada yang ingin membeli dengan telah mengatakan “Mbak, begitu uangnya saya kirim, saya hub lagi ya”, dari situ saya sudah optimis namun juga santai menunggu ada sms/whatsapp masuk (belum punya PIN BB). Jika memang dalam 1 hari belum kirim sms, okelah berarti dia tidak serius dengan pesanannya. So, kita tidak akan menindaklanjuti pesanannya. Jadi intinya adalah saling percaya namun juga kita sama-sama perlu waspada terhadap banyak kemungkinan yang terjadi, karena bagaimanapun belanja online sama-sama tidak mengetahui langsung siapa pembeli, juga siapa penjualnya. So,, good luck and happy Sunday!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar